Nyontek? Nggak Usah Lha Yaw

Posted: 27 April 2009 in Artikel
Tag:

Ngomongin soal nyontek, pasti semuanya pada nyambung. Apalagi Pas Ujian Nasional. Betul nggak? Pengalaman kali ya! Coba pikirin apa yang kalian lakuin pada waktu ulangan atau ujian matematika, ketika sudah tidak bisa jawab, atau pas pengawas lagi lengah. Apa hayo yang di lakuin, NYONTEK ! polos amat sih jawabannya, kayanya biasa-biasa aja ya, dan nggak ada beban. Ko bisa gitchu!

Berbagai cara dilakukan untuk mencari contekan, ada yang buat catatan kecil terus diselipkan di lengan baju, ada yang nulis rumus dibaju, meja, betis, (untung nggak di jidat), atau ada juga yang lebih canggih seperti membentuk ‘tim sukses’ dalam kelas, atau menggunakan ‘joki’ (orang lain di luar ruang) atau menggunakan sarana HP. Eh, jangan salah ya, q-mi nggak ngajarin lho!, q-mi cuma pengen ngungkap faktanya doang.

Pekerjaan nyontek, emang kerjaan yang paling mudah untuk dapatkan hasil yang memuaskan. Soalnya, tinggal menulis doang, beres! Apalagi kalo soal seperti matematika atau fisika. Kan nggak perlu susah en pusing-pusing 7 keliling ngitungnya. Waduh … bahaya besar deh, kalo banyak pelajar jalan pikirannya kaya gitu.

BTW, kenapa harus nyontek?? kebiasaan ini sebenarnya terjadi karena kurangnya persiapan dan hilangnya rasa percaya diri seseorang. Lebih tepatnya adalah males belajar. Sementara juga nggak siap untuk tidak lulus (nilai cekak). Maka jalan pintaslah yang ditempuh, yakni nyontek. Nah, itulah efek negatif yang paling berbahaya ketika males belajar. Udah pasti beda banget dengan anak yang rajin belajar, ibarat pertempuran, dia udah siapkan segala macamnya, dari senjata, fisik, sampai siapain peluru yang ampuh untuk mengalahkan musuh udah dipersiapkan. Karena jika menguasai materi yang akan di ujikan pasti akan muncul rasa ‘pede’ yang tinggi. Tul nggak?, coba aja tanya temen kalian yang pinter dalam kelas sobat. Kenapa dia bisa ngejawab soal tanpa harus nyontek. Jawabannya, karena pasti rajin belajar.

Yeii… ngebikin rajin belajar itu yang susah. Emang ada caranya? Ya ada dong! Nih catet dan praktekin ya, jurusnya adalah : “CCABBS” (Cari Cara Agar Bisa Belajar Sendiri). Maksudnya, apapun caranya lakukanlah yang penting muncul semangat untuk mau belajar mandiri. Tidak menunggu intruksi orang lain, misalnya orang tua, guru atau nunggu intruksi ‘doi’. Tapi, yang kudu diingat jangan lupa caranya juga harus benar, jangan sampe pake ke ‘dukun’ atau kerjasama ama JIN dan mantra-mantra paranormal.

Fren, tau nggak. Dalam islam sendiri nyontek itu nggak boleh. Trus, kalo nggak boleh, dapat apa hayo? Ada yang bingung? Kalo belum nyambung, en biar ngerti, begini examplenya, ada orang bedasi nyolong duit rakyat (korupsi) jelas nggak boleh. Nah apa yang dia bakal dapat? Pahal ato dosa! Sama halnya dengan nyontek juga dosa. Koq dosa? Ya.. dosalah. Kan udah coba nggak jujur alias bohong. sama aja juga korupsi namanya, inilah korupsi ala pelajar, dan dari sinilah sebenarnya cikal-bakal lahirnya koruptor ulung. Kalo nggak percaya, tanya aja ama koruptor yang udah ketangkap basah, misalnya seperti Jaksa Urip yang dipercaya nanganin kasus BLBI, eh ternyata malah kepergok menerima uang sogokan sebesar 660 ribu dolar, itu karena dulunya kalo ujan ato tes suka nyontek.

Sobat, kalo seseorang terbiasa nyontek pas ulangan ato Ujian, maka ujung-ujungnya dia akan males untuk belajar, atau belajar seadanya yakni hanya menjelang sehari sebelum ujian, tanpa perencanaan karena merasa ada yang bisa membantunya dalam menjawab soal, baik buku catatan ato nyontek punya teman. Kemungkinan lulus emang ada tapi hasilnya udah pasti nggak berkah? Lagian, kalo lulus ujian dengan cara nyontek, pasti kita nggak akan bangga dengan hasil yang diperoleh mesti nilainya tinggi karena itu bukan hasil kita sendiri. Understand!

Kami yakin sobat semua udah pada tahu kalo nuntut ilmu itu kewajiban setipa muslim. So, mumpung masih muda and ingatannya masih tajam (pisau kali!), banyak-banyak aja deh belajar. Pepatah mengatakan “belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar diwaktu tua bagai mengukir di atas air” You know? Allah begitu memuliakan orang yang berilmu. “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. (TQS al – Mujaadilah ; 11). Allah memuliakan orang berilmu dengan menjanjikan surga dan ridho-Nya di akhirat kelak. Mau kan? Makanya, belajar dari sekarang dong! Let’s go!

At the last, bagi sobat-sobat yang bentar lagi ujian, belajar yang rajin ya, biar kalian lulus dengan nilai yang membanggakan. Ingat, jangan nyontek ya. Yang jujur-jujur aja deh. kan udah tahu kalo nyontek itu Dosa! So, change now!!! Keep your spirit of islam. [NA]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s